Kamis, 29 April 2010

Manfaat Bahan Pangan Organik

Saat ini kesadaran masyarakat akan pola makan sehat mulai meningkat, terlihat dengan kecenderungan memilih bahan pangan organik. Relatif lebih mahal memang, tetapi gizinya optimal.
Sayuran dan buah organik di tanam tanpa pestisida dan pupuk kimia, sehingga kandungan mineralnya lebih baik. Sayuran seperti kubis, selada dan tomat kandungan mineral kalsium, pospor, dan magnesiumnya juga jauh lebih tinggi.
Dari sisi cita rasa, bahan pangan organik juga lebih lezat, lebih renyah, lebih manis dan tahan lama. Sedangkan yang ditanam secara konvensional, kandungan airnya tinggi sehingga rasanya kurang manis dan lebih cepat busuk.
Selain unggul dari sisi nutrisi dan cita rasa, bahan pangan organik juga bebas residu pestisida dan bahan kimia berbahaya sehingga bisa menekan timbulnya resiko kanker.

Sumber: Kartini no. 2261 (7-21 Januari 2010). Makanan. Jakarta


Rambut Subur & Indah











1. Berhenti merokok, kafein dan soda dapat menghambat kerusakan rambut.

2. Pilih makanan diet yang sehat, hindari makanan berlemak atau bergula tinggi.

3. Rawat dan perlakukan rambut seperti tali yang sudah lapuk. Jangan sering menyisir atau memegang rambut.

4. Hindari air panas, hawa panas hair dryer atau alat lainnya yang membuat rambut stres.

5. Rawat rambut secara rutin dengan creambath dua minggu sekali atau hair spa.

6. Potong ujung rambut secara teratur untuk menghindari rambut bercabang.

7. Istirahat yang cukup.



Sumber: Kartini No. 2243 (25 Desember 2008 – 8 Januari 2009). Rambut. Jakarta



Etiket ke Salon


Merawat kecantikan di salon ternyata ada etikanya. Namun, cukup banyak yang tidak menyadari sehingga orang pun menyepelekannya. Berikut tips dari stylish yang perlu anda ketahui:



1. Datang tepat waktu

Anda janji untuk creambath pukul 10 pagi. Janganlah datang terlambat, karena para pemberi jasa perawatan di salon telah mengalkulasi waktu dalam menyusul jadwal bagi klien-kliennya. Misalnya terpaksa telat, usahakan maksimal 15 menit saja. Bila lebih dari itu, hubungi mereka untuk reskedul.

2. Kunjungan pertama seperti kencan pertama

Pertama kali menata rambut, penata rambut membutuhkan waktu lama karena harus mencocokkan karakter anda.selayaknya batasi waktu berbincang dengannya, agar ia bisa lebih konsentrasi.

3. Tanyakan tarif sebelum perawatan

Tanyakan kepada resepsionis, jenis pembayaran apa saja yang berlaku di salon itu. Penting juga menananyakan tarif tiap perawatan yang diinginkan secara detail. Terkadang tagihan untuk jenis perawatan yang sama berbeda pada masing-masing salon. Agar tidak terjebak dengan biaya yang mahal, cari tahu pada resepsionis.

4. Bersabarlah

Jika sudah membuat janji dan datang lebih dulu, bersabarlah. Namun jika penata rambut terlambat cukup lama, sampaikan keluhan anda lewat manajernya. Yang dirugikan biasanya mendapat ganti rugi pelayanan ekstra seperti manicure atau produk rambut gratis atau tergantung kebijakan salon.

5. Jangan berbohong

Keluhan akan rambut sebaiknya disampaikan secara jujur kepada penata rambut. Misalnya anda pernah merawat rambut di salon lain sebelumnya. Coba saja, keluhan akan ditanggapi dengan baik oleh penata rambut dan mereka akan mengupayakan perawatan lebih baik.

6. Jangan lupakan jasa orang lain

Jika anda merasa puas dengan pelayanan si penata rambut, ia lebih menghargai jika anda memberinya tip. Jangan menitipkan tip kepada pemilik salon, karena mereka sudah menarik keuntungan dari tarif perawatan. Jadi, berikan tipnya langsung kepada kapster atau manikuri.

Sumber: Kartini No. 2228 (9-16 Oktober 2008). Salon. Jakarta


Mencegah Alergi Kosmetik

Tampil cantik dan mempesona bisa disiasati dengan kosmetika, namun itu bukan satu-satunya. Pasalnya, alergi bisa mengancam ditandai dengan kulit kemerahan , bengkak dan gatal-gatal, beberapa langkah menyiasatinya:



· Tutup rapat kosmetik berbentuk cair ketika tak digunakan agar tak terkontaminasi benda asing.

· Cuci tangan dulu sebelum memakai kosmetik.

· Baca daftar bahan pada semua produk kosmetik. Jika ada bahan yang menyebabkan reaksi alergi di masa lalu, jangan gunakan produk tersebut.

· Sebelum memakai produk, uji kecocokan dulu untuk mengetahui reaksi alergi. Letakkan sedikit sampel pada pergelangan tangan atau siku, tunggu beberapa menit dan lihat reaksinya. Bila kulit memerah dan gatal berarti anda alergi. Jangan gunakan kosmetik itu.

· Pilih produk dengan formula sederhana, untuk meminimalisasi potensi alergi. Dengan lebih sedikit bahan, juga lebih mudah untuk menentukan sumber reaksi.

· Saat mengenakan parfum, semprotkan di baju, jangan di kulit.



Sumber: Kartini no. 2261 (7-21 Januari 2010). Kosmetika. Jakarta